Akhirnya, Yamaha NVL Berpindah Tangan

image

Assalamualaikum.. Salam Sejahtera..

Akhirnya lamik terpaksa harus “merelakan” Yamaha New V-ixion Lightning lansiran 2014 berpindah tangan. Setelah hampir dua tahun menggunakannya sebagai transportasi kerja di Batam. Berhubung masa kontrak kerja telah habis dan mendapat tawaran kerja di tempat kelahiran, Palembang. Dengan berat hati lamik harus merelakannya.
Semua part original masih terpasang. Bahkan, komponen fast moving seperti rantai + gear set, kampas rem masih bertahan. Bukannya jarang dipakai tapi, dikarenakan gaya berkendara saya yang seperti bapak bapak 😆
Hanya ada beberapa komponen yang saya ganti seperti lampu, sayap + cover radiator, spatbor depan menjadi warna putih, itupun semua original Yamaha. Bukan dengan membeli tapi, saling tukar dengan teman yang kebetulan motor NVL nya berwarna merah putih. Jadilah NVL saya menjadi putih polos :mrgreen:
Dan sedikit saya modif dengan cutting stiker made in dewek, Setang original Yamaha Byson + raiser, brake lever guard dan memotong sepatbor belakang pelepah pisang.
Selama hampir 2 tahun, NVL saya gak ada masalah tapi, tetap ada beberapa keluhan.
Seperti kebanyakan penunggang Vixion, lamik sedikit akan bercerita dan memberi sedikit tipsnya.
●Seperti, komstir depan memang mudah oblak tapi, itu saya baru rasakan setelah pemakaian hampir 2 tahun, sebenarnya ini juga tergantung gaya berkendara.
●Bohlam lampu belakang yang mudah putus, ternyata sobat perlu perhatikan posisi karet pelindung rumah lampu belakang. Pernah dalam kurun waktu seminggu saya sampai dua kali mengganti bohlam lampu belakang setelah saya berdiskusi dengan mekanik Yamaha, posisi karet tersebut ternyata sangat berguna.
●Selang pembuangan air dari lubang tangki mudah terlipat dan membuat air tergenang, biasanya itu terjadi akibat kesalahan mekanik sesudah servis, tapi hanya sedikit mekanik yg melakukan kesalahan ini. Tinggal kendurkan baut tangki dibawah jok, angkat sedikit tangkinya lalu tarik/dorong kebawah selangnya. Rebes!!! 😀
●Untuk setelan rantai selama hampir 2 tahun ini, saya menyempatkan waktu untuk menyetel dan melumasi sendiri, itu membuatnya akan lebih awet.
●Dan terakhir, saya sangat menghindari semir ban, memang ban sedikit kalah kinclong dibanding ban yang disemir namun, sudah beberapa kali terjadi rekan kerja mengganti ban original yang retak bahkan terbelah, mungkin zat yang terkandung dalam semir ban yang membuat elastisitas ban menjadi berkurang.

image

Itulah sedikit cerita pengalaman saya, selanjutnya saya belum bisa bercerita untuk kendaraan penggantinya. Saya lebih suka ergonomi motor batangan tapi, sepertinya hati ini mulai beralih ke motor matic. Apapun pilihannya, sepertinya akan tetap memilih Yamaha :mrgreen:
Mungkin N-Max pilihan yang pas.. Tapi, nanti saya putuskan setelah sampai di Palembang.

Selamat tinggal Batam.. 😥

Iklan

13 thoughts on “Akhirnya, Yamaha NVL Berpindah Tangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s